Akademisi hingga Cendikiawan Kumpul di AICIS 2024, Cari Solusi Atasi Masalah Global : Okezone Edukasi

Berita62 Dilihat

JAKARTA – Perhelatan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 tahun ini dilaksanakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mulai 1-4 Februari 2024.

Ini merupakan program kegiatan tahunan Kementerian Agama RI yang dilakukan dalam rangka menghadirkan para ilmuan, akademisi, praktisi yang kompeten di bidang keilmuannya masing-masing guna membahas sekaligus menyelesaikan berbagai problematika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, berbangsa dan bernegara baik di tingkat lokal, nasional bahkan global.

Pelaksanaan AICIS tahun ini terlihat berbeda dengan pelaksanaan AICIS di tahun-tahun sebelumnya. Demikian disampaikan Dosen UIN Mataram Masnun Tahir dan Khairul Hamim.

Kali ini, selain menghadirkan para akademisi dari berbagai negara, panitia AICIS juga mengundang para tokoh agama se-Asia Tenggara yang sudah terkonfirmasi bisa hadir di acara tersebut.

Tokoh-tokoh agama yang akan hadir dalam perhelatan ini adalah Yahya Cholil Staquf (Indonesia), Pimpinan PP Muhammadiyah (Indonesia), Philip Kuntjoro Widjaja (Indonesia), Wisnu Bawa Tenaya (Indonesia), Vanh Keobundit (Laos).



Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Kemudian Yon Seng Yeath (Kamboja), Bounthavy Phonethasin (Laos), YB Datuk Dr Hasan bin Bahrom (Malaysia), Phra Dr. Anilman Dhammasakiyo (Thailand), Pendeta Gomar Gultom (Indonesia), Romo Hery Wibowo (Indonesia), Ws Andi Gunawan (Indonesia), A Elga J Sarapung (Indonesia), dan Bishop Pablo Virgilio Siongco David (Philippines).

Para tokoh agama tersebut akan ikut serta berperan aktif dalam membahas dan mencari solusi atas serangkaian persoalan kontemporer dari perspektif keagamaan.

Baca Juga  Amanda Manopo Belum Tertarik Operasi Plastik dan Ubah Bentuk Hidung : Okezone Celebrity

Pertemuan mereka akan menjadi ajang berbagi ide, gagasan, dan wawasan berbasis pengalaman mereka dalam merespons isu-isu keagamaan dan kemanusiaan.

AICIS merupakan kegiatan berkelas dan bergengsi. Berkelas karena secara nyata peserta AICIS adalah peserta kelas dunia atau level internasional yang tidak terbatas oleh wilayah geografis yakni tidak hanya diikuti oleh para intelektual/cendikiawan dari berbagai daerah di nusantara, akan tetapi diikuti pula oleh para cendikiawan yang berasal dari mancanegara.

Sedangkan bergengsi mengandung makna bahwa tidak semua para intelektual atau para cendikiawan baik nusantara maupun mancanegara secara otomatis diterima sebagai peserta, namun mereka yang terpilih sebagai peserta adalah mereka yang telah mengirim artikelnya, kemudian direview dan diseleksi secara ketat kemudian dinyatakan accepted oleh reviewer AICIS yang ahli di bidangnya.

Sungguh berbahagia dan patut berbangga bagi mereka yang terpilih dan turut serta di ajang berkelas dan bergengsi ini. Kegiatan ini dapat dikatakan sebagai reuni dan silaturrahmi akademik yang spektakuler karena para intelektual dan cendikiawan bertemu, berkumpul, dan berdiskusi dalam sebuah komunitas akademik guna mencari sekaligus memberi solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik, budaya, agama dan lain sebagainya.

Hadirnya para akademisi, cendikiawan, dan para tokoh agama di acara bergengsi ini menandakan masih kuatnya ghirah dan komitmen intelektual mereka untuk berkontribusi dalam menciptakan kemaslahatan bagi umat manusia.

Sampai kini, dalam kurun waktu 23 tahun lamanya, AICIS masih tetap dipertahankan keberlangsungannya, masih tetap dilaksanakan, sekaligus menjadi tradisi akademik dan salah satu ikon kegiatan Kemenag RI yang telah menuai banyak apresiasi dan rekognisi baik nasional maupun internasional.

Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah calon partisipan yang mengirim paper atau artikel tahun ini (1.957 artikel yang masuk dan yang terpilih berjumlah 328 artikel) dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga  Pemain Timnas Indonesia Shayne Pattynama Resmi Tinggalkan Viking FK? : Okezone Bola

Semoga ikhtiar Kemenag lewat AICIS untuk mewujudkan masyarakat yang damai, adil, makmur dan bermartabat dapat terwujud di bumi Indonesia tercinta khususnya dan di belahan dunia pada umumnya.

Lewat AICIS, berdiskusi dan berdialog intensif bersama orang-orang pintar pasti akan menghasilkan solusi cerdas bergizi dan bermanfaat bagi umat.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *