Bicara KTP Sakti, Mahfud MD ke Warga Penyandang Disabilitas di Lampung: Bukan Sekadar Janji : Okezone News

Berita121 Dilihat

 

LAMPUNG – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyapa para pendukungnya di Lapangan Sepakbola Gelora Kutoarjo, Kabupaten Pesawaran, Kamis (25/1/2024) siang.





   

Setibanya di lokasi, Mahfud MD langsung disambut meriah ribuan pendukungnya yang didominasi petani dan nelayan tersebut. Tarian Reog Ponorogo pun disuguhkan demi menyambut kedatangan pasangan Ganjar Pranowo di Pilres 2024 ini.

“Assalamualaikum wr. wb. Ganjar-Mahfud, menang, menang, menang. Tanggal 14 Februari tahun 2024, janji akan memilih Ganjar-Mahfud ya,” kata Mahfud MD menyapa pendukungnya.

“Saya juga akan menepati janji di 21 program unggulan. Mau harga murah? Nah itu janji, mau putra putri ibu lebih mudah bersekolah? Nah itu janji. Mau subsidi pupuk ? Itu juga janji,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, salah satu pendukung Mahfud MD diberi kesempatan bertanya langsung kepada sang Cawapres.

Pria bernama Syarif Suroto misalnya, penyandang disabilitas itu menanyakan soal mekanisme Program KTP Sakti yang dicanangkan Mahfud bersama Ganjar selama masa kampanye.

“Ada program KTP Sakti, saya teringat di pemilu sebelumnya, dijanjikan untuk kaum disabilitas. Tapi sampai sekarang belum sampai ke pelosok desa,” ujar Syarif Suroto.

Mahfud kemudian langsung menjawab pertanyaan Syarif. Dia memastikan kalau janjinya bersama Ganjar soal KTP Sakti bukanlah sekadar wacana.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Bahkan, Mahfud sudah memikirkan secara detail soal penyaluran bantuan sosial hingga ke pelosok negeri. “Kami tidak main-main dan bukan sekadar janji, nanti akan di pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Nanti kita juga akan atur soal upah buruh wanita yang terkesan tidak jelas,” ujar Mahfud MD.

Baca Juga  Polri Bakal Siapkan Tempat Latihan Ujian SIM Motor di Mal, Ini Alasannya

“Kami akan mengatur KTP Sakti agar semua warga bisa mendapatkan, dan kita akan mengatur semua jenis bantuan bisa menggunakan satu KTP dan langsung dikirim ke alamat masing-masing,” sambungnya.

Mahfud menyadari keresahan publik soal fenomena bansos salah sasaran. Nantinya, Mahfud menegaskan kalau KTP Sakti akan menjadi solusi masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut.

“Karena selama ini bantuan dari pemerintah itu banyak yang tidak dapat, yang seharusnya mendapat tidak dapat, tapi yang tidak dapat seharusnya tapi di beri juga. Banyak pegawai yang memasukan namanya sendiri dan keluarganya. Sehingga banyak ditemukan bantuan malah di rumah orang-orang kaya. Itu sebabnya kuta membuat KTP Sakti,” paparnya.

“Nanti akan ada aplikasi yang belum mendapat bantuan bisa lapor disitu dan langsung di respons sama pemerintah,” tutup Mahfud MD.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *