Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 1,2 Triliun di Semester I-2023

Berita214 Dilihat

Losergeek.org.CO, Jakarta – Citibank Indonesia atau Citi Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun pada semester I/2023, meningkat 54 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (year on year/yoy).

“Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih. Portofolio pinjaman Citi Indonesia tumbuh sebesar 10,4 persen menjadi Rp43,2 triliun, terutama ditunjang oleh pertumbuhan portofolio kredit dari lini bisnis Institutional Banking, terutama pada sektor industri manufaktur serta perantara keuangan dan asuransi,” ujar CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2023.

Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) Citi Indonesia disebut tetap kuat di 297 persen dan 136 persen, di atas ketentuan minimum.

Mengenai Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross, tercatat stabil di 2,9 persen dan perusahaan terus memastikan kecukupan pencadangan kerugian penurunan nilai kredit sebagaimana tercermin dalam rasio NPL Net sebesar 0,3 persen.

Citi Indonesia juga dinyatakan memiliki modal yang kuat dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 28,7 persen.

“Kami melihat untuk lini bisnis Institutional Clients Group (ICG), Citi terus menyediakan layanan dan solusi end-to-end kepada klien kami di institutional banking. Jumlah kredit institutional banking meningkat sebesar 12,7 persen loan growth dengan sektor penyumbang sebesar dari manufacturing, keuangan, dan asuransi,” ungkap Batara.

Iklan

Selama semester I/2023, dia menyampaikan bahwa pihaknya turut terlibat dalam sejumlah transaksi penting. Seperti bertindak sebagai Joint Global Coordinator dan Joint Lead Manager dalam penerbitan obligasi hijau (green bond) perdana untuk PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) senilai 400 juta dolar AS dengan tenor 5 tahun di Mei 2023.

Baca Juga  Lebih dari 1000 Anak di Indonesia Terkena Diabetes, Kok Bisa? : Okezone health

Transaksi ini dinilai cukup membanggakan karena menjadi obligasi hijau pertama yang diterbitkan untuk klien korporasi di wilayah Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sejak tahun 2022.

Citi Indonesia berpartisipasi pula sebagai arranger dalam penyediaan kredit hijau (green loan) sebesar 750 juta dolar AS dengan tenor 5 tahun untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PT PLN) pada April 2023. “Citi juga memiliki leadership di pasar pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing), seraya menanggapi peningkatan permintaan investor untuk produk keuangan berkelanjutan (sustainable finance),” kata dia.

Pilihan Editor: Terpopuler: Polemik Tunjangan Daya Tahan ASN, Sandiaga Jamin Konser Coldplay Bebas Ancaman



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *