Forum Masyarakat Sipil Jabar Kritik Putusan MK soal Batas Usia Capres-Cawapres : Okezone News

Berita104 Dilihat

BANDUNG Ratusan warga dan seniman budayawan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sipil Jawa Barat menggelar aksi seni kebudayaan di kawasan Cikapundung, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.




Pergelaran tersebut dilakukan untuk mengkritik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang syarat minimum usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Forum ini menilai aturan yang memperbolehkan capres-cawapres di bawah usia 40 tahun adalah keputusan yang melewati batas.

Diketahui, putusan tersebut membuka jalan bagi anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres dalam Pilpres 2024.

Karena itu, ratusan warga dan seniman serta budayawan Bandung juga berkumpul melakukan aksi seni kebudayaan untuk mengkritik putusan ini yang telah merusak dan menciderai citra MK.

Koordinator Aksi, Dedy Djamaludin mengatakan, aksi seniman budayawan Bandung diwarnai pembacaan sajak serta aksi meniup peluit serentak. Aksi ini menandai simbol offside-nya MK serta pemerintah.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


“Aksi ini merupakan bentuk kritik masyarakat sipil Jawa Barat terhadap MK agar ke depannya MK harus berdiri tegak pada aturan-aturan,” ungkapnya.

Dedy dan ratusan warga dan seniman kebudayaan di Bandung ini juga menilai MK seharusnya menjadi hakim atau pengadil yang fair play sehingga tidak menghasilkan putusan yang dinilai offside tersebut.

Dalam kegiatan ini, ada penyampaian suara rakyat “Rajah Panyingray Bala” oleh Budi Dalton, pembacaan sajak dan orasi oleh M. Malik. Kemudian, seluruh warga dan seniman yang hadir meniup peluit sebagai tanda offside.

Baca Juga  Parkir Liar Indomaret, 1.921 Calon ASN Mundur, Bupati Banyumas Viral

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *