Psikolog: Para Pemain Timnas Indonesia U-17 Butuh Dukungan, Bukan Tekanan : Okezone Bola

Berita86 Dilihat

PSIKOLOG ingatkan para suporter Timnas Indonesia U-17 butuh dukungan, bukan tekanan. SKuad Garuda Asia – julukan Timnas Indonesia U-17 – sedang berupaya untuk melanjutkan kiprahnya ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023.

Ada kultur kritik di antara para supporter kepada timnas Indonesia. Namun demikian, psikolog Timnas Indonesia U-17, Afif Kurniawan, menegaskan bahwa hal ini perlu dibedakan, mengingat skuad asuhan Bima Sakti adalah tim kelompok umur yang masih terus berkembang.

“Bedanya adalah tidak ada kultur bully di sana. Tidak ada abuse kepada pemain. Di media sosial mungkin ada maki-maki, tapi di lingkungan terdekat akan memberikan dukungan dan perlindungan. Lingkungan terdekat pemain ada pelatih dan keluarga,” kata Afif Kurniawan dalam keterangan MNC Portal Indonesia (MPI) peroleh, Kamis (16/11/2023).

Laga terdekat, Timnas Indonesia U-17 akan melawan Maroko U-17 dalam fase Grup A Piala Dunia U-17. Pertemuan kedua tim akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (16/11/2023).

Afif mengatakan komentar negatif di media sosial akan berdampak besar bagi pemain. Akan tetapi, tim itu mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar untuk terus berkembang.

“Kontrasnya adalah apa yang kita alami selama tinggal di sini, seri dua kali, itu sangat berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di media sosial. Di media sosial itu benar-benar seperti itu. Mereka tumbuh dengan karakteristik sesuai dengan usianya,” ucap Afif.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Emmanuel Macron Ingin Bentuk Koalisi Militer Barat untuk Lawan Hamas : Okezone News


Dosen Universitas Airlangga itu mengatakan Arkhan Kaka dan memerlukan arahan untuk terus belajar dan berkembang. Dia tidak ingin beban orang dewasa juga ditimpakan kepada timnya.

Timnas Indonesia U-17

“Justru yang mengusik saya adalah kenapa kita tidak bisa melihat itu, tapi kita malah mementingkan kekalahan dan kemenangan. Kita harus mementingkan mereka ini dalam proses bertumbuh, karena nanti akan bermain sepak bola sampai mendatang,” ujarnya.

“Kenapa kita memberi beban orang dewasa kepada mereka? Jangan beri beban orang dewasa kepada anak-anak. Ini bukan soal ekspektasi, boleh memenangkan pertandingan. Itu normal. Tapi, memberi beban bahwa orang dewasa itu belum sampai situ,” tambahnya

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *