Siapakah Sosok Jenderal Kopassus yang Kepalanya Dihargai 5000 Gulden oleh Pasukan Elit Belanda? : Okezone Nasional

Berita102 Dilihat

JAKARTA – Mengulik siapakah sosok Jenderal Kopassus yang kepalanya dihargai 5000 Gulden oleh pasukan elit Belanda. Lantaran, dia memiliki jasa bagi kemerdekaan Indonesia serta tidak takut dengan beberapa musuhnya.

Lantas siapakah sosok Jenderal Kopassus yang kepalanya dihargai 5000 Gulden oleh pasukan elit Belanda? Dia adalah Jenderal (Purn) Leonardus Benyamin (LB) Moerdani atau dikenal Benny Moerdani sudah ikut berperang sejak usia 13 tahun.



Benny Moerdani selalu berada di garis depan pertempuran mulai dari perang melawan penjajah di masa Revolusi Kemerdekaan hingga penumpasan pemberontakan bersenjata di berbagai daerah seperti, PRRI/Permesta, DI/TII, pembebasan Irian Barat, Ganyang Malaysia di pedalaman Kalimantan, hingga penumpasan G30/S/PKI.

Benny Moerdani sudah berani menyabung nyawa dengan menyusup ke Markas Belanda untuk mencari tahu rencana-rencana tentara Belanda.

Meski taruhannya sangat berat karena jika tertangkap nyawa bisa melayang, namun Benny yang fasih berbahasa Belanda tak gentar, dia menjalankan tugasnya dengan baik sebagai mata-mata.

Saat berpangkat Letnan Satu, Benny yang kala itu menjabat sebagai Komandan Kompi A Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) kini bernama Kopassus mendapat tugas berat yakni, merebut Pekanbaru, Riau dari tangan PRRI. Benny akan diterjunkan dengan pesawat khusus C-47 Dakota.



Follow Berita Okezone di Google News


Masalah muncul karena Benny belum pernah berlatih terjun payung. Sementara anak buahnya sudah memiliki wing terjung di dadanya. Meski begitu, Benny tetap nekat terjun. Setelah mendapat arahan singkat dari Letda Soeweno sesaat sebelum terjun, Benny akhirnya berhasil melakukan penerjunan dengan selamat. “Wedhus (kambing) saja dipakein parasut, ditendang terjun bisa selamat, apalagi manusia?” ucap Benny kala itu.

Baca Juga  Barcelona Ditahan Athletic Bilbao 0-0, Xavi Hernandez Akui Blaugrana Main Buruk : Okezone Bola

Benny kembali membuktikan keberaniannya sebagai prajurit sejati ketika diperintahkan Letkol Udara Wiriadinata untuk masuk ke pusat kota Pekanbaru. Saat itu, pusat kota masih dikuasai musuh dengan persenjataan lengkap dan modern. Tanpa pikir panjang, dengan mengendarai Jeep Willy 44 hasil rampasan, Benny bersama 4 kawannya langsung ke pusat kota. Dalam waktu singkat, Benny berhasil melumpuhkan kekuatan musuh tanpa ada korban jiwa dipihak Benny.

Sepak terjang Benny Moerdani di medan operasi membuat namanya ditakuti lawan dan musuh-musuhnya. Bahkan, pasukan elite dari salah satu negara Eropa sampai menawarkan hadiah menggiurkan bagi siapa pun yang bisa menangkap mantan Jenderal Korps Baret Merah itu hidup atau mati.

(RIN)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *