Soal Kelangkaan Pupuk saat Debat Capres, Ini Kata Ganjar : Okezone Nasional

Berita92 Dilihat

BOGOR – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo sempat disinggung soal kelangkaan pupuk saat debat perdana di KPU. Dia menilai pentingnya penyuluhan terkait pupuk kepada masyarakat, dan dibutuhkan integritas serta kejujuran dalam mengatasi kelangkaan pupuk tersebut.

Dia juga menyoroti, pemerintah yang memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pupuk aman dan tersedia. Akan tetapi, Ganjar menilai bahwa realitasnya tidak sesuai dengan informasi tersebut.




Dia menambahkan, terjadinya disparitas antara subsidi untuk lahan kurang dari dua hektare dan yang lebih besar, justru menciptakan potensi untuk terjadinya penyelundupan. Menurutnya, kelangkaan pupuk karena adanya subsidi dan tidak subsidi.

Subsidi dasarnya adalah lahan maksimum dua hektare. Hal tersebut, membuat penyelundupan bisa dilakukan dengan sangat mudah.

“Jika saya juragan, maka saya akan sewa tanah yang kurang dari dua hektare, 1,9-1,5, tapi saya bisa punya 100 hektare. Saya bisa dapat subsidi enggak? Kalau basisnya itu, bisa dapat,” kata Ganjar.

Selain membahas isu kelangkaan pupuk, Ganjar juga menyampaikan program terbarunya, yakni KTP Sakti. KTP Sakti ini dirancang menyatukan semua data dan diyakini akan memangkas proses birokrasi kependudukan serta memudahkan penyaluran bantuan sosial menjadi tepat sasaran.

“Saya mulai jualan KTP Sakti. ‘Ah politisi itu sukanya janji,’ saya dipaksa untuk berjanji. Ya janji lah kita cerita,” lanjut dia dan disambut gelak tawa peserta yang hadir.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Tangerang Bakal Terapkan WFH pada Kawasan dengan Kualitas Udara Buruk


Nantinya jika terpilih sebagai presiden, Ganjar akan bekerjasama dengan IPB jika, untuk menangani masalah pangan. Dia menceritakan kembali, bagaimana momen dirinya dibisiki Presiden Jokowi untuk menyiapkan rencana terkait kedaulatan pangan ketika Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP beberapa waktu lalu.

“Waktu itu saya sudah dibisiki, Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik langsung bicara kedaulatan pangan, siapkan perencanaannya mulai sekarang. Bahasa presiden begitu. Oh, kalau saya nggak pak, saya siapkan pertemuan dan kontrak kerjasama dengan IPB, itu lebih pas,” papar Ganjar, disambut tepuk tangan hadirin

“Eh, jangan tepuk tangan dulu, kecuali disini sudah kompak mau dukung saya. Loh ini komitmen take and give, ini take and give. Soal selera apa-apa, ya ga apa-apa, saya tak pernah memaksa, tapi ini konkret,” pungkasnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *